Pancasila sebagai Sistem Nilai (Sila ke 1)

Berikut ini merupakan nilai ideal, instrumental dan praksis dari Pancasila yang terdiri dari sila ke 1 (satu), 2 (dua), 3 (tiga), 4 (empat), dan 5 (lima).

Sila ke 1 Ketuhanan Yang Maha Esa

Nilai Ideal : Ketuhanan

Nilai Instrumental : berikut beberapa nilai instrumental dari sile ke 1

UUD 1945, Pasal 28 E :
(1) Setiap orang bebas memeluk agama dan beribadat menurut agamanya, memilih pendidikan dan pengajaran, memilih pekerjaan, memilih kewarganegaraan, memilihtempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya, serta berhak kembali.
(2) Setiap orang atas kebebasan meyakini kepercayaan, menyatakan pikiran dan sikap, sesuai dengan hati nuraninya. 

UUD 1945, Pasal 29 :
(1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa, 
(2) Negara menjamin kemerdekaan tiap tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu.

Nilai Praksis :
Perilaku/pengamalan yang memcerminkan sila ke 1.

  1. Mengembangkan sikap saling menghormati kebebasan menjalankan ibadah sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  2. Percaya dan taqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sesuai dengan agama dan kepercayaannya masing-masing.
  3. Tidak melakukan penistaan dari suatu agama seperti melakukan pembakaran rumah rumah ibadah.
  4. Membina kerukunan hidup di antara sesama umat beragama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.
  5. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa kepada orang lain

sila ke-2
sila ke-3
sila ke-4
sila ke-5

Pancasila sebagai Sistem Nilai

Pancasila sebagai nilai terbagi menjadi 3,yaitu Nilai Ideal, Nilai Instrumental, dan Nilai Praksis

NILAI IDEAL

Pengertian dari nilai dasar adalah nilai-nilai dasar yang mempunyai sifat tetap (tidakberubah), nilai-nilai ini terdapat dalam Pembukaan UUD 1945. Nilai-nilai dasar Pancasila (Ketuhanan, Kemanusiaan, Persatuan, Kerakyatan dan Keadilan Sosial) kemudian dijabarkan menjadi nilai-nilai instrumental dan nilai praksis yanglebih bersifat fleksibel dalam bentuk aturan atau norma-norma yang berlakudalam kehidupan bemasyarakat, berbangsa dan bernegara.

NILAI INSTRUMENTAL

Pengertian dari nilai instrumental adalah penjabaran lebih lanjut dari nilai dasar atau nilai ideal secara lebih kreatif dan dinamis dalam bentuk UUD 1945 dan peraturan Perundang undangan lainnya, dan dalam Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan Negara menurut UU No. 10 Tahun 2004. Nilai instrumental ini dapat berubah atau diubah.

NILAI PRAKSIS

Pengertian dari Nilai Praksis adalah nilai yang sesungguhnya dilaksanakan dalam kehidupannyata sehari-hari baik dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Nilai praksis juga dapat berubah/diubah atau bisa juga dikatakkan nilai praksis merupakan penerapan dari nilai instrumental dan nilai ideal pada kehidupan sehari hari. 

Daftar Isi Otomatis dan Penomoran Halaman Ms Word 2007

Membuat Karya Tulis Ilmiah, Skripsi, Tesis, dan atau Disertasi merupakan tugas akhir bagi seorang mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya.
Aturan dalam pembuatan tugas akhir tersebut, biasanya sama dalam hal memberikan penomoran halaman. Yaitu untuk halaman bab berada di posisi bawah tengah, dan untuk halaman selanjutnya berada di pojok kanan atas.
Bersama ini saya sampaikan tutorial membuat daftar isi otomatis.

Semoga bermanfaat.

Pendidikan Kewarganegaraan 1

Capaian Pembelajaran

Mahasiswa dapat memahami menjadi ilmuwan dan profesional yang memiliki rasa kebangsaan dan cinta tanah air; demokratis yang berkeadaban; menjadi warga negara yang memiliki daya saing: berdisiplin; dan berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem nilai Pancasila, memiliki wawasan dan kesadaran kebangsaan yang tinggi mampu bertindak cerdas, berwawasan global, berjiwa patriotik, berfikir komprehenshif-integral berlandaskan Falsafah Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional.